Rabu, 20 Oktober 2010

penerapan manajemen pada dunia usaha atau kerja

PenerapanManajemen Pada Dunia Usaha/ Kerja
PENDAHULUAN
seperti yang sudah kita ketahui manajemen yang berarti mengatur, penerapan manajemen sangat penting untuk dunia usaha untuk perencanaan, pengorganisaian, pengordinasian, dan pengontrolan sumberdaya agar mencapai tujuan secara efektif dan efesien sehingga usaha bisa lebih maju. contohnya misalnya kita sebagai manajer di usaha tersebut harus bisa membuat perencacaan dan pengorganisasian kepada karyawan agar tepat waktu dalam menyelesaikan tugas dan juga kita bisa mengatur pengeluaran dan pendapatan suatu usaha agar berjalan secara seimbang dan usaha menjadi berkembang,dan kita juga harus bisa mengatur waktu agar usaha kita bisa berkembang pesat contohnya, perusahaan kita mendapatkan pesanan dan diminta mengantarnya dan sampai pada jam sekian kalau kita tidak bisa memanage waktu dan akhirnya pesanan tersebut terlambat maka pelanggan itu akan kecewa dan akhirnya tidak mempercayai perusahaan itu lagi bahkan karena keterlambatan itu barang tersebut dikembalikan dan tidak jadi dibeli hal tersebut akan membuat perusahaan tersebut rugi, sebaliknya bila kita dapat memanage waktu dengan baik maka pesanan tersebut tepat waktu ke konsumen dan konsumen pun merasa puas atas pelayanan perusahaan itu dan juga bisa menjadi pelanggan tetap bahkan bisa juga mempromosikan perusaan itu kepada konsumen lain karena pelayanan yang memuaskan.maka dari itu penerapan manajemen pada dunia usaha sangat penting.
Prinsip dasar manajemen dalam dunia kerja Untuk dapat mencapai tujuan secara efektif dan efisien maka harus didasarkan pada prinsip-prinsip manajemen. Prinsip manajemen adalah dasar-dasar atau pedoman kerja yang bersifat pokok yang tidak boleh diabaikan oleh setiap manajer/pimpinan. Dalam prakteknya harus diusahakan agar prinsip-prinsip manajemen ini hendaknya tidak kaku, melainkan harus luwes, yaitu bisa saja diubah-ubah sesuai dengan kebutuhan. Menurut Henry Fayol, prinsip-prinsip dasar manajemen terdiri dari empat belas macam, yaitu: -Pembagian kerja yang berimbang Dalam membagi-bagikan tugas dan jenisnya kepada semua kerabat kerja, seorang manajer hendaknya tidak bersifat pilih kasih atau pilih bulu, melainkan harus bersikap sama baik dan memberikan beban kerja yang berimbang. - Pemberian kewenangan dan rasa tanggung jawab yang tegas dan jelas Setiap kerabat kerja atau karyawan hendaknya diberi wewenang sepenuhnya untuk melaksanakan tugasnya itu dengan baik dan mempertanggung jawabkannya kepada atasan langsung. - Disiplin Disiplin ialah kesedian untuk melakukan usaha atau kegiatan nyata (bekerja sesuai dengan jenis pekerjaan yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya) berdasarkan rencana, peraturan dan waktu (waktu kerja) yang telah ditetapkan. - Kesatuan perintah Setiap karyawan atau kerabat kerja hendaknya hanya menerima satu jenis perintah dari seorang atasan langsung (mandor/kepala seksi/kepala bagian), bukan dari beberapa orang yang sama-sama merasa menjadi atasan para karyawan/kerabat kerja tersebut. - Kesatuan arah Kegiatan hendaknya mempunyai tujuan yang sama dan dipipin oleh seorang atasan langsung serta didasarkan pada rencana kerja yang sama (satu tujuan, satu rencana, dan satu pimpinan). - Mendahulukan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi Ketika seseorang sedang bekerja sebagai kerabat kerja, maka semua kepentingan pribadi harus dikesampingkan/diabaikan atau disimpan dalam hati. - Penggajian Pemberian gaji dan cara pembayarannya hendaknya diusahakan sedapat mungkin bisa memuaskan.
KESIMPULAN
Maka penerapan manajemen dalam dunia usaha atau kerja sangat penting bagi penerapan dalam diri kita masing-masing agar dapat mendapatkan kesuksesan yang sempurna
Daftar Pustaka
Http//andreandry@hotmail.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar